August 7, 2020 +62 31 531 6313, +62 31 534 0659info@eddy-turbo.com, eddyturbo@ymail.com Best viewed in resolution 1024x768 or more
Article
Home / News / YUK, PERLAKUKAN TURBO DENGAN BENAR

YUK, PERLAKUKAN TURBO DENGAN BENAR

0

Acapkali pengguna mobil yang mengadopsi turbo jarang memperhatikan turbo pada mesin mobilnya. Apalagi orang yang awam akan mesin mobil. Akan timbul masalah jika turbo yang digunakan tiba-tiba rusak karena kurang di perhatikan. Nah, Eddy Turbo akan sedikit membagikan tips ringan bagaimana memperlakukan turbo dengan benar.

1. Perhatikan jadwal penggantian oli

Karena. system kerja turbo itu sangat berat dan butuh pelumasan yang bagus sangat disarankan melakukan penggantian oli sebelum menempuh jarak yang tertera pada buku panduan. “Misalnya, biasanya ganti oli tiap jarak 5000 kilometer, diusahakan menginjak angka 4000 kilometer sudah harus diganti,” jelas Aris Suhendy, pemilik Eddy Turbo Surabaya.
Kemudian gunakanlah oli yang sesuai dengan anjuran dari buku pedoman mobil tersebut.  Selain itu, dengan oli yang bagus maka pelumasan komponen di turbo juga akan bekerja maksimal.

2. Servis secara teratur

Yang dimaksud disini adalah servis ringan. Yaitu dengan mengecek kebocoran oli, suara berisik yang tidak lazim dan serta getaran-getaran yang tidak seperti biasanya terjadi. Hal ini bisa dilakukan di bengkel-bengkel mobil yang punya skill khusus soal turbo.
Namun, ingat jangan sembarang menggunakan jasa bengkel yang tidak memiliki spesialisasi memperbaiki turbo. Pasalnya, bila terjadi kesalahan penanganan akibatnya turbo tidak berfungsi maksimal.

3. Panaskan mesin sebelum mobil dijalankan

Meskipun sudah ada alat adjuster yang bisa membuata turbo menyesuaikan dengan kondisi mesin, tapi kegiatan memanaskan mesin mobil yang menggunakan turbo dianjurkan untuk tetap dilakukan. Begitu juga saat hendak mematikan mesin mobil tidak boleh langsung dimatikan. Tapi harus dibiarkan idle dulu sampai beberapa menit. Untuk masalah ini sudah ada turbo timer yang cukup membantu.
Bila mesin tiba-tiba dimatikan, aliran oli mesin ke turbo juga berhenti dengan tiba-tiba. Padahal, pada saat yang bersamaan turbo masih aktif  berputar dengan kecepatan tinggi. Dampaknya bearing didalam trubo akan rusak.

Recommended Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.